Panen Bawang Merah Varietas Tajuk di Waai, Upaya Wujudkan Kemandirian Benih di Maluku
Maluku Tengah – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku melaksanakan panen bawang merah varietas Tajuk di Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kemandirian benih bawang merah unggul dan bersertifikat di Provinsi Maluku. Panen tersebut dilaksanakan oleh Kepala BRMP Maluku Gunawan bersama Kepala BPSB Maluku Mufli Tuanaya, Kelsi CWS Penyuluh Pertanian Provinsi Maluku Hamid, POPT Kecamatan Salahutu Samsul Bachtiar, Kapoksi Program dan Pengujian Novendra Cahyo Nugroho, Penanggung Jawab Perbenihan Bawang Merah BRMP Maluku Irfan Ohorella, Ketua Poktan Sinar Tani Umar, serta Pengawas Benih Tanaman BRMP Maluku, Tim Perbenihan Bawang Merah BRMP Maluku, Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) BRMP Maluku, dan para CWS Penyuluh Pertanian Provinsi maupun kabupaten/kota di Maluku.
Bawang merah varietas Tajuk tersebut ditanam pada 24 Agustus 2026 menggunakan benih berlabel ungu (Stock Seed atau Benih Pokok). Setelah melalui masa pertumbuhan, tanaman dipanen pada 29 Oktober 2026 sebagai bagian dari upaya menghasilkan benih bermutu yang dapat diproses lebih lanjut untuk memperoleh sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi bagian penting dari pengembangan sistem perbenihan bawang merah yang terencana, berkelanjutan, dan mampu mendukung kebutuhan petani lokal.
Melalui kegiatan ini, BRMP Maluku mendorong tersedianya sumber benih bawang merah unggul dan bersertifikat yang dapat diakses dengan lebih mudah oleh masyarakat. Selama ini, kebutuhan benih yang harus didatangkan dari luar Provinsi Maluku berpotensi menambah biaya transportasi dan waktu pengiriman. Dengan pengembangan benih lokal, diharapkan ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah dapat dikurangi, biaya distribusi menjadi lebih efisien, serta petani memperoleh akses benih yang lebih dekat dan tepat waktu untuk mendukung keberlanjutan usaha tani.
Panen bawang merah varietas Tajuk di Desa Waai ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara BRMP Maluku, pengawas benih, penyuluh pertanian, petugas perlindungan tanaman, dan kelompok tani dalam membangun sektor pertanian yang lebih mandiri. Ke depan, pengembangan perbenihan diharapkan mampu mendorong ketersediaan benih berkualitas secara berkelanjutan, meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Dari Desa Waai, upaya menuju Maluku mandiri benih bawang merah unggul dan bersertifikat terus ditumbuhkan demi pertanian yang lebih maju, efisien, dan berdaya saing.